Indahnya Musim Gugur di Kuil Kiyomizu

Cantik! Kata inilah yang akan kamu ucapkan pertama kali saat berkunjung ke Kota Kyoto, Jepang di musim gugur. Betapa tidak, sepanjang penglihatan adalah hamparan pepohonan momiji atau maple yang daunnya berganti warna menjadi merah atau oranye yang sangat indah. Apalagi jika kamu berkunjung ke tempat-tempat wisata di sana. Salah satu tempat wisata di Kota Kyoto yang sangat terkenal dengan keindahannya adala

h Kuil Kiyomizu. Kuil Buddha yang dikenal di Jepang dengan nama Kiyomizu-dera ini terletak di timur kota Kyoto dan merupakan salah satu cagar dunia yang ditetapkan oleh UNESCO.

Kuil Induk Kiyomizu, Kyoto


Kuil yang namanya berarti “air yang murni” ini menawarkan pemandangan kota Kyoto dengan Kyoto Tower-nya yang menakjubkan dilihat dari bagian kuil induknya. Untuk mencapai gerbang kuil, pengunjung harus berjalan kaki melalui jalan menanjak yang lumayan membuat kaki pegal. Namun tidak perlu khawatir karena di sisi kanan dan kiri jalan terdapat banyak toko kecil penjual oleh-oleh khas Kyoto mulai dari cinderamata berupa seragam khas pasukan samurai elit Jepang Shinsengumi, kartu pos, hiasan dinding hingga es krim macha—the hijau—atau takoyaki.

Jalan yang dilalui untuk menuju kuil induk terus menanjak dan bertangga. Sepanjang jalan menuju kuil utama, terdapat kuil-kuil kecil di kiri-kanan. Kuil-kuil itu dicat berwarna merah, sangat serasi dengan warna daun-daun momiji yang berjejer rapi di area kuil Kiyomi

zu. Sebelum memasuki area kuil utama, pengunjung harus membasuh tangan dulu dengan air dan ‘gayung’ tradisional yang ada di sebelah kiri gerbang masuk. Dan voila, ‘perjalanan panjang yang melelahkan’ terbayar sudah. Melalui balkon kuil induk, kita bisa melihat bagian keseluruhan area bawah kuil dan deretan bukit dari gunung Otowasan, juga hamparan kota Kyoto yang luas dan indah. Menurut mitos, orang yang terjun ke bawah kuil dari balkon tersebut—ketinggiannya sekitar 13 meter—akan dikabulkan keinginannya oleh dewa jika ia selamat. Mengejutkan, hampir 85% orang-orang yang melakukan hal ini selamat. Namun belum ada bukti apakah keinginan orang-orang tersebut benar-benar terwujud atau tidak. Saat ini pemerintah Jepang dengan keras melarang ritual ekstrim ini.

Setelah puas menikmati pemandangan kuil induk yang menakjubkan, pengunjung bisa mengikuti alur perjalanan kembali ke bawah. Dalam perjalanan ini pengunjung kembali dibuat terkesima dengan deretan pohon momiji yang indah, dan restoran terbuka yang nyaman. Terdapat pula sebuah bangunan kecil dengan tiga pancuran yang boleh diminum siapa saja. Tiap pancuran memiliki khasiat tersendiri. Jika mengikuti alur jalan yang ada, pengunjung akan kembali lagi ke deretan toko souvenir di bagian luar area kuil Kiyomizu. Keindahan kuil ini tidak akan terlupakan bagi siapa saja yang sudah menginjakkan kaki ke kuil yang terletak di ‘mantan’ ibu kota Jepang ini. Tertarik?

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s