#Filosofi: Hidup Saat Muda

Konsep masa muda bagi setiap orang tidak sama. Tergantung sifat pribadi, keinginan, dan yang terpenting adalah keadaan kehidupan. Banyak anak muda yang memilih ‘menjadi berbeda’ dengan anak muda yang lainnya. Di saat anak muda kebanyakan menyukai musik berlirik bahasa Inggris, memilih menghabiskan waktu luang untuk kumpul rame-rame, memilih menghabiskan uang tanggal muda di tempat makan, berpikir bagaimana caranya mengikuti perkumpulan anak muda yang bergengsi.

Di sisi lain ada anak muda yang memilih musik orkestra atau musik bahasa asing lain, menghabiskan waktu luang untuk menyendiri membaca National Geographic, bekerja sana-sini mencari tambahan uang saku yang pas-pasan, memikirkan bagaimana cara melanjutkan sekolah di dalam atau luar negeri tanpa meminta pada ortu,  memakai uang beasiswa untuk keperluan hidup.

Gawatnya terkadang anak muda dengan cara lain itu malah dianggap kolot, hilang masa muda, terlalu bekerja keras. Padahal jika diulik lebih dalam, anak muda yang berbeda ini memiliki keterampilan dan pengalaman survival yang lebih dan tidak terbayangkan. Alasan mengapa mereka bekerja lebih dan melupakan konsep masa muda, terkadang membuat kita ternganga, betapa mereka mempersiapkan hidup sejak sekarang.

-Terinspirasi dari status facebook teman tentang dirinya yang dianggap terlalu kerja keras dan melupakan masa muda, juga secuil dari diri sendiri-

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s