Jangan Takut Jadi Beda

akut menjadi berbeda itu penyakit di muka bumi. Rahasia umum jika ada satu oknum yang berbeda, dianggap sebagai suatu ketidakwajaran. Yang ikut gelombang sama, sah menjadi penduduk bumi. Yang beda, buru-buru dikebiri. Anggapan “yang beda itu aneh” mematikan potensi manusia untuk membuat perubahan. Kalo boleh ditilik, orang yang membuat perubahan itu adalah orang-orang beda. Mereka lahir untuk dikata-katai “cupu, aneh, sinting, gila, mabuk ciki, nggak waras, freak, alay, nggak punya kerjaan, nggak kekinian, culun, kolot” dan lain-lain.

Lalu dunia hari ini, saat orang mencoba tidak mengikuti hal yang dilakukan orang lain, akan dicaci atas nama “nggak gaul”. Manusia hari ini, saat mencoba mengkritik dan menyimpang dari hal yang dianggap wajar, dicerca atas nama “freak dan nggak bermoral”. Padahal ada jenius di dalam hal tidak wajar, jika kita mau menyimak. Ya, itu masalahnya. Manusia saat ini sulit untuk menyimak. Sulit untuk diajak mendengar. Hal yang banyak dilakukan, menjadi suatu yang “benar”. Yang baru saja dilakukan, menjadi suatu yang “salah”.

Fenomena “I’am at…” memperkuat bukti jika manusia sebagian besar berpikiran seragam. Ingin diakui sebagai “eksis” jika “sama dengan yang lain”. Pergi ke tempat-tempat yang punya nama bagus, lalu nyalakan GPS, dan pamerkan ke manusia lain. Maka mereka akan dianggap menjadi manusia dan “ada” di muka bumi, karena melakukan hal sama satu dengan lain.

Bukan hal salah karena memang menjadi suatu kewajaran. Namun ada sisi sebaliknya di mana beberapa oknum manusia memilih diam-diam melakukan sesuatu tanpa terekspos. Membuat hal baru, tidak melakukan hal-hal yang kebanyakan dilakukan orang. Bagi musisi misalnya, membuat lagu dengan lirik kemanusiaan alih-alih populer karena lagu cinta kacangan. Bagi remaja misalnya, mempos tulisan blog hari ini alih-alih mempos sedang makan di mana sama siapa.

Sekali lagi bukan hal salah karena hal itu adalah bentuk kewajaran–atau yang “dianggap” wajar–di antara umat manusia kini. Potensi dari “perbedaan” yang besar untuk membuat hal menakjubkan, kadang disamaartikan dengan “melakukan kegiatan cupu dan nggak gaul”. Sangat disayangkan. Padahal ide gila tidak mungkin lahir dari pikiran “serupa” dengan pikiran orang lain. Atau mencoba “in of the box” di saat yang lain “out of the box”.

Mencoba berbeda itu sulit dan terkadang menyakitkan. Tapi akhirnya akan ditemukan kepuasan karena “sudah melakukan sesuatu yang beda daripada hanya diam dan mengikuti yang lain”.

-Malam Jumat dengan mencoba menyimak planet kita yang berkomunikasi-

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s