Musisi yang Memilih Menyembunyikan Wajah

Mengingat grup musik favorit, saya jadi berpikir suatu hal. Kebanyakan musisi ingin dikenal. Baik dari karyanya maupun dari pribadinya. Namun ada juga musisi di dunia ini yang lebih memilih ‘musiknya dikenal’ daripada ‘dirinya dikenal’. Bagaimanapun, sebelumnya, saya salut dengan musisi-musisi ini. Berprinsip untuk menyembunyikan diri demi memberikan suatu musik yang baik bagi fans mereka tanpa menggelimangkan diri pada popularitas. Tidak ingin musiknya dipengaruhi faktor-faktor ‘eks’ yang mempengaruhi kemurniannya.

Gampang saja, kok: sembunyi, pakai topeng, tidak pernah tampil di depan kamera. Awalnya saya pikir musisi-musisi ini sebenarnya nggak eksis. Mungkin sebenarnya mereka adalah musisi terkenal yang membuat proyek musik baru sehingga tidak mau wajahnya diekspos. Tapi setelah saya kenal beberapa musisi ‘bayangan’ tersebut, mereka betulan musisi baru yang karena berbagai alasan menolak untuk dipublikasikan pribadinya.

Saya coba berdiri di posisi mereka. Saat lagu mereka dikenal, dinyanyikan manusia seluruh negara bahkan dunia, tapi orang-orang melengos saja saat berpapasan dengan mereka di supermarket. Lagu mereka diputar di supermarket itu, poster single terbaru dipajang di kaca depan. Kerennya, mereka kuat. Benar-benar bertahan lama dalam penyamaran. Alhasil, dari kemisteriusan mereka malah menjadi kekuatan tersendiri untuk terus eksis di dunia musik.

Gorillaz mungkin musisi yang pertama saya tahu tidak pernah nampang di media. Musik punk-rock mereka merajalela di dunia, namun sosok artisnya sendiri hanya berupa kartun aneh berambut warna-warni. Hingga saat ini, personel Gorillaz masih nyantai di bawah penyamaran mereka. Tidak ada yang tahu siapa mereka, selain musik yang nyaman dan enak dinikmati siapapun di dunia.

Daft Punk dengan aliran unik, elektronik musik, membawa warna baru dalam musik Amerika Serikat. Keunikan konsep ‘robot’ mereka diterima dunia dan membawa genre unik dan misterius yang lain. Meski beberapa foto kabur wajah asli mereka muncul di media-media, namun hingga saat ini mereka masih bersikukuh untuk melemparkan popularitas dalam pekerjaan mereka.

Di Jepang, ada musisi beraliran serupa dengan Daft Punk. CTS—kepanjangan Circle Triangle Square—memilih menutup wajah dengan helm geometri. Sejak 2011 lagu mereka terus ditunggu di Soundcloud, tapi fans terkaget-kaget dengan kemunculan trio ber-helm pada tahun 2013 lalu. Mereka keluar ke hadapan publik, namun memilih memakai helm lingkaran-segitiga-kotak untuk menutupi siapa mereka sebenarnya.

Grup musik favorit saya, GReeeeN, lebih ekstrem daripada musisi-musisi sebelumnya. Bahkan mereka tidak pernah keluar ke media sama sekali, foto-foto mereka hanya siluet hitam empat membernya, dan video musik mereka digantikan oleh aktor lain. Hebatnya, tidak ada satu orang Jepang pun yang tidak kenal dengan mereka. Sebutlah “Guriin – Kiseki” pada orang Jepang, pasti tidak ada yang tidak tahu. Lagu mereka dijadikan lagu tema iklan, proyek pemerintah, film, hingga festival. Selalu saja menempati peringkat atas tangga lagu Jepang Oricon, hingga download resmi iTunes. Murni hanya musik sajalah yang diberikan, bukan tampang.

Saya juga salut dengan fans musisi-musisi ini. Kebanyakan mengaku jika mereka menyukai musik yang murni, tanpa dicampuri faktor lain seperti kegantengan atau kecantikan si musisi. Mereka menyukai si musisi karena alasan sederhana: suka musiknya karena mereka musisi.

Banyak orang yang mengatakan bahwa musisi-musisi tersebut hanya akan bertahan sebentar, akan bubar jika lagunya tidak lagi diminati, atau sebentar lagi akan membuka jatidiri. Namun yang saya salut lagi-lagi adalah komitmen mereka untuk terus mempersembahkan musik yang murni, tanpa campuran faktor lain. Bermusik karena memang musik itu didengarkan melalui telinga, bukan mata saja.profile_photos2(1)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s